Banner Komunitas

Komunitas Sepatu Roda 

Masih adakah komunitas sepatu roda? 

Pertanyaan masih adakah komunitas sepatu roda merupakan pertanyaan yang sering di dapatkan pemain, pelatih dan pekerja di industri sepatu roda. Jawaban sederhananya "Masih." Tetapi kalau dikaji lebih mendalam ada beberapa informasi menarik mengenai komunitas sepatu roda dan cara anda bisa mengunjungi salah satu komunitas ini. 

Komunitas Sepatu Roda bukanlah satu komunitas besar. Melainkan terdiri dari kumpulan komunitas-komunitas kecil yang tersebar di seluruh nusantara. Komunitas yang paling kecil terdiri dari 3-5 orang sedangkan yang besar bisa hingga seratus peserta lebih. Semua memiliki warna dan pengertian sendiri-sendiri akan identitas mereka sebagai komunitas tetapi yang sama dan bisa ditarik benang merah adalah mereka sama-sama ingin bermain sepatu roda / inline skate. Mereka ingin bermain, berlatih atau sekedar hang out bareng orang-orang yang asik diatas sepatu roda. 

Sebenarnya ada beberapa faktor penarik atau pemisah yang menjadikan komunitas memiliki identitasnya masing-masing. 

1. Fasilitas. 

Bermain Inline Skate memerlukan fasilitas spesifik agar permainan sepatu rodanya jadi seru dan aman. Sayangnya tidak semua daerah memiliki fasilitas umum yang bisa digunakan sebagai fasilitas roda. Baik itu peruntukan, izin atau faktor lain juga menjadi masalah walaupun tersedianya tempat yang layak untuk main. Disini terdapat daftar beberapa tempat yang memang dipakai untuk bermain inline skate. Daftar ini merupakan lapangan yang memang diperuntukkan bagi disiplin sepatu roda inline skate. 

2. Daerah. 

Komunitas Sepatu Roda di manapun senang menunjukkan identitas kedaerahan. Ini merupakan unsur yang memperkaya khasanah komunitas sepatu roda nusantara sehingga terjadi kompetisi persaingan yang sehat, komunikasi konstruktif dan semangat gotong royong menjadi lebih baik. Ini penting dalam pembangunan kerangka semangat kebersamaan dalam komunitas sepatu roda. Kadang ada beberapa daerah yang berupaya memajukan prestasi daerahnya walaupun fasilitas terbatas dan kekurangan dukungan. 

3. Disiplin 

Komunitas Sepatu Roda juga terbagi berdasarkan minat sepatu roda. Sepatu Roda atau Inline Skate terbagi dalam disiplin olah raga yang sedikit berbeda-beda. Speed, Slalom, Aggressive dan Hockey merupakan beberapa dari disiplin olah raga sepatu roda dimana para pelaku komunitas juga bermain / berlatih dengan mengacu kepada disiplin tersebut. Sehingga 1 komunitas bisa memiliki beberapa cabang disiplin latihan. Ada juga komunitas yang hanya mempromosikan satu disiplin ilmu. 

4. Politik 

Politik bisa jadi menjadi penyebab bermulanya suatu komunitas. Bisa itu organisasi kantor ataupun organisasi prestasi. Ada beberapa toko sepatu roda yang menarik beberapa pemain untuk dijadikan pemain andalan mereka. Ini biasanya akan berpengaruh ke anda apabila anda sudah ikut di dalam komunitas sepatu roda. Hanya saja jangan kaget apabila ada beberapa komunitas yang bersifat keanggotaan tertutup. Apabila anda berhubungan dengan komunitas ini dan memiliki banyak lapisan untuk ikut maka kemungkinan besar mereka bersifat politis dalam eksistensi komunitasnya. 

5. Minat 

Ada juga komunitas sepatu roda yang memang enggan untuk terlalu terhanyut ke dalam budaya prestasi, dimana fokus peserta hanya ingin bersenang-senang. Perbedaan visi Ini bisa menjadi perekat atau pemisah komunitas. Tanpa disadari anda akan merasakan sendiri polarisasi ini ketika anda bertemu atau mengikuti kegiatan salah satu komunitas ini. 

 

Sekarang Komunitas Sepatu Roda nusantara banyak. Sangatlah banyak komunitas-komunitas kecil yang berlatih setiap minggu untuk bermain, belajar dan bercengkrama dalam kehangatan ber sepatu roda. Apakah anda ingin ikut dalam komunitas ini? silahkan meilhat pilihan komunitas berdasarkan daerah di situs kami ini.